Langsung ke konten utama

Kerkhof Peutjoet, Bukti Nyata Pejuang Aceh Yang Gigih Melawan Penjajah Belanda

Loveaceh.com - Kota Banda Aceh adalah ibukota Provinsi Aceh. Kota yang pernah hancur diluluh lantakan oleh Tsunami Aceh 2004 lalu ini banyak menyimpan situs sejarah tentang kejayaan kerajaan Aceh tempo dulu.

Ternyata para pejuang Aceh yang sangat terkenal gigih melawan Belanda bukanlah mitos belaka, buktinya ada di pemakaman Kerkhoff Peutjoet yang letaknya di tengah kota Banda Aceh.

Nama Kerkhof Peutjoet ternyata gabungan antara bahasa Aceh dan Belanda. Kerkhof adalah bahasa Belanda yang berarti "halaman gereja atau kuburan", sedangkan Peutjoet adalah bahasa Aceh yang berarti "putra kesayangan".
© loveaceh.com/mustajib
Kerkhof Peutjoet adalah bukti dimana para pejuang Aceh sangat gagah berani melawan para penjajah Belanda. Dan Kerkhof Peutjoet juga membuktikan dimana Belanda mengalami pengalaman pahit saat berusaha menguasai Aceh.

Pemakaman Kerkhof Peutjoet atau yang terkenal dengan makam Belanda ini patut Anda datangi. Kerkhof Peutjoet yang berada persis di belakang Museum Tsunami Aceh dan dekat dengan Lapangan Blang Padang ini terdapat 2.200 makam para serdadu Belanda yang tewas.

Diantara 2.200 makan tersebut, terdapat 4 orang jenderal yang di makamkan disini. Keempat makam jenderal tersebut dapat di bedakan pada bentuk makamnya yang lebih besar, bentuknya unik, dan letaknya strategis.

Saat memasuki kawasan Kerkhoff Peutjoet, Anda akan melihat pintu gerbang yang sangat megah. Di atas pintu gerbang terlihat prasasti marmer yang bertuliskan dalam bahasa Belanda "Aan Onze Kameraden Gevallen op het Veld van Eer".

Persis di bawahnya juga terdapat terjemahan dalam akasara Arab dan Jawa. Nah, ternyata penghuni kuburan Belanda ini tidak semuanya etnis Belanda. Banyak suku lain di Nusantara yang bergabung dengan pasukan Belanda gugur dan di makam disini.

Hal ini bisa dilihat dari banyaknya nama-nama suku Jawa dan suku lainnya dari Nusantara yang tertulis pada tembok di pintu gerbang utama pemakaman Kerkhof Peutjoet.

Memasuki areal pemakaman, di samping kiri Anda akan melihat papan pengumuman yang bertuliskan "Tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004 lalu mengakibatkan hilangnya 50 buah palang salib sebagai tanda makam/kuburan".

Sedangkan dalam bahasa Inggris tertulis "26 December 204, This Area was badly hit by the tsunami, These 50 crosses represent all whose grave/tombe was lost then".

Berjalan lagi lurus ke depan, di kiri kanan Anda akan melihat banyak makam yang umumnya bercat putih, dan ukurannya pun tidak sama, ada yang kecil dan ada yang besar. Masih dekat pintu gerbang utama, Anda akan melihat makam Jenderal Kohler yang bentuknya sangat menarik.

Seperti yang Loveaceh.com telusuri di berbagai sumber, sebenarnya Jenderal kohler pertama kali di makamkan di Pemakaman Kober Kebon Jahe yang sekarang menjadi Taman Makam Prasasti dan baru pada tahun 1978 kerangkanya dipindahkan ke Aceh.

Kohler tewas ditembak pejuang Aceh dalam pertempuran di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, 14 April 1873. Bukti sejarahnya, di depan masjid, sudut kanan bagian Timur Masjid Raya Baiturrahman , pemerintah sudah membangun tugu lokasi tempat ditembaknya Kohler.

Sampai di tengah areal pemakaman, terdapat sebuah bangunan monumen untuk mengenang Marsose yang menjulang tinggi. Marsose adalah pasukan khusus yang dibentuk pada 20 April 1890 untuk menghadapi serangan gerilyawan Aceh pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal van Teijn.

Perang Aceh berlangsung selama 31 (tiga puluh satu) tahun (1873-1904) dan dalam sejarah Belanda dicatat sebagai perang terpanjang dengan catatan kelam melebih pengalaman pahit mereka pada Perang Napoleon.

Paling ujung areal pemakaman terdapat monumen Pel untuk mengenang Mayor Jenderal J.L.H. Pel yang meninggal karena serangan jantung di perkemahan Kroeng Tjut. Jenazahnya sendiri terbaring di satu tempat di Kerkhof Peutjoet yang tak diketahui posisi tepatnya.

Ada yang menarik saat tim Loveaceh.com berkeliling pemakaman Belanda ini, tepatnya di sebelah kiri areal pemakaman, kami melihat ada komplek makan kecil yang di sampingnya terdapat pohon tua yang rendang. Komplek makam kecil ini berbeda bentuknya dengan makam para serdadu Belanda.

Kebanyakan makam serdadu Belanda lengkap dengan salib dan bertuliskan bahasa Belanda. Makam di areal kecil ini berbentuk makam muslim dengan batu nisan model Persia.

Terlihat di papan pengumuman di depan komplek makan kecil ini dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bahwa tempat ini adalah situs cagar budaya.

Dengan judul "Makam Meurah Pupok" dan di bawahnya tertulis "Populer dengan sebutan Peu Tjut, menurut sejarah Meurah Pupok adalah putera Sultan Iskandar Muda. Karena suatu "kesalahan” sultan menghukum sendiri puteranya ini. Sering disebut Pocut (anak kesayangan) kemudian berubah menjadi Peutjoet. Pada saat Sultan akan menghukum putranya inilah lahir ungkapan "Mate Aneuk Meupat Jirat – Gadoh Adat Pat Tamita".

Terjemahan ke bahasa Indonesia kalimat bahasa Aceh di atas adalah "Jika anak meninggal masih ada kuburan yang bisa dilihat, sedangkan bila adat hilang hendak kemana dicari". Selain itu, di bawahnya juga terdapat penjelasan dalam bahasa Inggris.

Terjemahannya sebagai berikut "It is populer with the calling Peutjoet. Historically Meurah Pupok was the son of Sultan Iskandar Muda, Due to "the mistake” he had punished the son by himself. It was often called as Pocut (the beloved son/daughter), Later on it was changed to be peutjoet). When he was about to sentence the son the proverbs "If the son died there are funerals are able to be found, The Culture Extinct The is No Remark trace".

"Saya ragu itu makam anak Sultan Iskandar Muda, karena sudah 20 tahun saya bekerja disini belum pernah melihat kunjungan keluarga atau keturunan Sultan Iskandar Muda. Tapi nggak tau juga karena saya tidak mengerti masalah sejaran" ujar seorang Ibu yang merupakan juru kunci Kerkhof Peutjoet kepada salah satu tim Loveaceh.com.

Pemerintah Kota Banda Aceh sangat merawat baik pemakaman ini. Saat tim Loveaceh.com mengunjungi beberapa hari yang lalu, terlihat areal pemakaman yang sangat bersih, dan bebas dari sampah.

Di banding tempat bersejarah lainnya di Kota Banda Aceh, pemakaman Belanda Kerkhof Peutjoet terlihat sepi dari pengunjung. Mungkin karena alasan ini pemakaman Kerkhof Peutjoet bersih dari sampah.

Sepinya pengunjung membuat areal pemakaman Belanda ini tenang, dan sangat cocok dijadikan area wisata keluarga, sambil bercerita betapa gagahnya para pejuang Aceh dulu bertempur melawan penjajah Belanda.

Umumnya yang mengunjungi Kerkhof Peutjoet di dominasi oleh wisatawan yang menyukai sejarah, para fotografer, dan tak sedikit pula para tamu dari luar negeri seperti dari Belanda. Selain itu, Loveaceh.com juga melihat beberapa warga yang sedang memotong rumput untuk ternak.

Komplek makan seluar 3,5 hektar menjadikan Kerkhof Peutjoet menjadi kuburan para tentara Belanda yang terluas di dunia.

Negara Belanda sangat berterimakasih dan haru pada orang Aceh, karena telah merawat dengan baik 2.200 makam para serdadu mereka. Kini Kerkhof Peutjoet dikelola oleh Yayasan Dana Peutjoet (Stichting Peutjut-Fonds) yang didirikan pada 29 Januari 1976.

Lihat juga:Foto-foto Pemakaman Belanda Kerkhof Peutjoet

Popular Posts

Download Lagu Daerah Aceh Bungong Jeumpa Dan Lirik

Loveaceh.com – Aceh adalah sebuah provinsi paling ujung barat Indonesia yang terkenal dengan sebutan Tanah Rencong dan Bumi Serambi Mekah. Ditambah konflik yang berkepanjangan, dan bencana tsunami Aceh 2004, Aceh pun menjadi pusat perhatian dunia dan semakin terkenal.
Aceh ternyata tidak hanya terkenal dengan para pejuang, konflik, dan tsunami. Selain kuliner nya yang kuat dan wisata alamnya yang cantik, Aceh juga terkenal dengan tarian dan lagu yang khas.

Lagu daerah Aceh Bungong Jeumpa seolah sudah tersebar ke pelosok dunia. Bila ada yang mengingat Bungong Jeumpa, pasti setiap orang akan mengingat Aceh.

Bungong Jeumpa kalau dalam bahasa Indonesia artinya “bunga cempaka”. Bunga yang berasal dari India ini menjadi kebanggaan masyarakat Aceh. Dulu bunga cempaka dengan baunya yang wangi dan khas banyak yang menanamnya di pekarangan rumah.

Namun, tumbuhan ini sangat jarang terlihat dan semakin langka. Jadi banyak generasi sekarang yang bertanya seperti apa “Bungong Jeumpa” itu.

Di Aceh, b…

Resep Mie Aceh Asli Enak Dan Lezat

Loveaceh.com – Resep mie Aceh – Olahan makanan mie di seantero dunia ini sangat variatif dan beragam jenis. Semua negara mempunyai resep mie masing-masing, tak terkecuali Indonesia. Di Indonesia sendiri, aneka jenis mie ada, dan di setiap daerah pun punya sebutan sendiri untuk kuliner mie ini, seperti di Jawa ada mie Jawa, dan di Batam ada mie lendir, di Sulawesi ada mie kering, dan lainnya.
Lalu bagaimana dengan Provinsi Aceh? Nah, di Provinsi Aceh sendiri pastinya yang terkenal adalah mie Aceh. Mie Aceh adalah mie yang kaya akan bumbu dan sangat terasa kuat akan rempah-rempahnya, dan sangat berbeda dengan mie di daerah lain yang umumnya terasa agak manis.

Mie Aceh adalah mie kuning tebal. Selain seafood, irisan daging sapi, atau daging kambing, dan disajikan dalam sup sejenis kari yang pedas dan gurih. Mungkin alasan inilah yang membuat mie Aceh sangat enak dan lezat, dan dikenal tidak hanya di Aceh atau Nusantara saja, melainkan dikenal sampai mancanegara.

Mie Aceh umumnya ada dua…

Resep Sie Kameng, Gulai Kari Kambing Khas Aceh Yang Lezat Dan Nikmat

Loveaceh.com - Sie Kameng (daging kambing) atau di Nusantara lebih terkenal dengan sebutan kari kambing atau gulai kambing adalah makanan khas Aceh yang berasa sedap dan kental karinya. Dagingnya yang empuk dan di pandu dengan bumbu rempah yang begitu kaya dan kuat menjadikan Sie Kameng ini begitu digemari.
Bila Anda tak sabar, berikut resep kari kambing khas Aceh atau cara membuat kari kambing khas Aceh:

Resep Kuah Sie Kameng
Bahan utama yang di perlukan:
1 kg daging kambing bertulang, potong-potong5 sdm minyak untuk menumis4 butir bawang merah, iris tipis2 siung bawang putih, iris tipis500 g jeroan kambing yang sudah bersih, potong-potong2 batang serai, memarkan15 helai daun temurui/ salam koja*)1 1/2 L santan dari 1 1/2 butir kelapa
Bumbu halus:
15 buah (200 g) cabai merah kering ataui 20 buah cabai merah segar1 sdt garam7 butir bawang merah3 siung bawang putih1/2 sdm kunyit cincang1/2 sdm jahe cincang2 sdm ketumbar sangrai5 butir kemiri sangrai1 sdt jintan sangrai1 buah pekak sangrai1…

Lirik Lagu Tari Saman Aceh Lengkap

Loveaceh.com - Tidak banyak teks atau buku yang memuat dan menulis lirik lagu tari saman. Para ahli budaya banyak mengatakan lirik lagu tari saman yang di mainkan tidak bersifat tetap, kecuali rengum.

Lirik lagu tari saman selalu berubah-ubah menurut tempat, waktu, dan keadaan di setiap pertunjukannya. Sehingga tidak ada lirik yang baku untuk tari saman.


Sebelum membahas lebih jelas tentang lirik lagu tari saman, tidak ada salahnya untuk mengetahui sejarah tari saman, dan lihat juga video tari saman yang loveaceh.com yakin dapat membuat Anda terpukau.

Lirik lagu tari saman pada mulanya bercerita tentang dakwah atau penyebaran agama Islam. Pada perkembangan sampai sekarang, lirik lagu tari saman terus bertambah dengan lirik lainnya, seperti tentang pertanian, pembangunan, ada-istiadat, muda-mudi, dan lain sebagainya. Berikut lirik lagu tari saman.

Lirik Lagu Tari Saman

Persalaman 1. Rengum/ Dering Hmm laila la ahoHmm laila la ahoHoya-hoya, sarre e hala lem hahallaLahoya hele lem hehelle le…

Resep Sie Reuboh Khas Aceh Besar Enak Dan Lezat

Loveaceh.com – Si Reuboh (daging rebus) bukan sekedar daging rebus biasa. Masakan khas Aceh Besar ini bisa bertahan sebulan lebih, dan tidak akan basi. Masakan berbahan daging sapi, kambing atau kerbau ini telah di wariskan turun-temurun dan wajib ada di meja makan di hari Meugang.


Cara membuat Sie Reuboh sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu lama, bumbu yang diperlukan tidak begitu banyak dan sederhana. Yang banyak digunakan adalah cabai, hal ini karena masyarakat Aceh sangat menyukai rasa pedas.



Bagi Anda yang ingin membuat sendiri makanan khas Aceh Besar ini dirumah, Loveaceh.com akan membagikan resep Sie Reuboh asli Aceh Besar khusus untuk Anda. Berikut resep Sie Reuboh Aceh Besar dan cara membuat Sie Reuboh khas Aceh Besar.

Resep Sie Reuboh Aceh Besar

Bahan-bahan yang diperlukan:
250 gr daging, potong²500 gr usus sapi/gapah, potong²½ sdt cabai bubuk½ sdt kunyit bubuk2 cm lengkuas memarkan½ sdt cuka aren1 sdt gula merah½ sdt garam1 buah jeruk nipis750 ml air Bumbu yang dihaluska…

Resep: Asam Keueng, Sayur Asam Pedas Khas Aceh

Loveaceh.com - Anda pencinta kuliner khas Nusantara dan suka keliling Indonesia untuk mencoba makanan Khas daerah tersebut? Dan terlebih lagi bila Anda suka masakan pedas dan asam, Anda patut berkunjung ke Aceh. Selain konflik dan Tsunami, Aceh terkenal dengan makanan khasnya yang terasa kuat akan bumbu dan rempahnya.

Dan bila iya Anda menyukai masakan pedas dan asam, Aceh memiliki masakan khas yang memiliki rasa pedas dan asam yang berbeda dengan masakan daerah lain, namanya "Asam Keueng" (asam pedas). Sesuai dengan namanya, masakan ini memiliki rasa yang pedas dan asam yang sangat kuat dan kental. Jadi sangat berasa di lidah Anda.
Masakan Asam Keueng atau Masam Keueng sangat terkenal di Aceh. Hampir semua rumah makan dan restoran menyajikan masakan khas Aceh ini. Selain itu, di setiap rumah warga, bila ditanya apakah pernah memasak Asam Keueng? Pasti semua ibu-ibu akan mengangguk kepala dan menjawab sering memasaknya untuk dimakan bersama keluarga.

Masyarakat Aceh pada umu…

Menikmati Sensasi Pemandian Air Panas Ie Suum Aceh Besar

Loveaceh.com - Sibuknya rutinitas sehari-hari pasti akan membuat tubuh Anda lelah. Di akhir pekan, saatnya mengobati lelah dan letih Anda. Alam yang masih asri bisa Anda jadikan obatnya. Anda bisa mencoba berendam di pemandian air panas Ie Suum, Aceh Besar.
Aceh Besar ternyata tidak hanya terkenal dengan pantai indah dan air terjunnya, ternyata juga ada pemandian air panas alami, Ie Suum (air panas) namanya. Pemandian air panas Ie Suum ini terletak di desa Ie Suum, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.


Dari Kota Banda Aceh, jaraknya sekitar 45 km dengan akses jalan yang sudah mulus. Sekitar 1 jam perjalanan, di akhir pekan, bising dan debu dari hilir mudiknya motor dan mobil di jalan satu jalur yang padat. Maklum, sepanjang jalan Banda Aceh - Krueng Raya banyak sekali tempat tujuan wisata.

Melewati Kota Banda Aceh, Anda akan menjumpai kawasan memancing Lamnga, wisata Ujong Batee, titik wisata Ruyung, Ladong, Pelabuhan Malahayati, sampai Pantai Pasir Putih Lhok Mee. Untuk menuj…

Yuk Ramaikan Sail Sabang 2017 "Sabang Sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional"

loveaceh.com - Sesuai dengan judul artikel ini, sebelum saya membahas tentang Sail Sabang, saya ingin tau dulu apakah Anda tau atau pernah mendengar kata "Sabang"? Atau lagu wajib nasional "Dari Sabang Sampai Merauke" diciptakan oleh R. Suharjo? Yang lirik lagu nya sebagai berikut:
Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau
Sambung menyambung menjadi satu
Itulah Indonesia
Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku
Tanah airku Indonesia

Nah saya yakin setelah Anda membaca lirik lagu wajib nasional diatas Anda pasti akan terbayang kilometer 0 Indonesia yang paling ujung barat Indonesia adalah berada di Pulau Weh Sabang, serta yang paling timur Indonesia berada di Merauke Papua.


Serta bila Anda cari di Google, kilometer 0 Indonesia yang di Pulau Weh Sabang ini pasti akan muncul tugu yang tampak indah menjulang tinggi ke langit. Tugu inilah kilometer 0 Indonesia paling ujung barat Indonesia.

Tugu ini menjadi destinasi tempat wisata yang paling terk…

Pesawat Dakota RI-001 Seulawah, Sumbangan Rakyat Aceh Untuk Indonesia

Loveaceh.com - Bila Anda berkunjung ke Kota Banda Aceh, singgahlah di Lapangan Blang Padang Banda Aceh yang terletak di pusat kota. Lapangan yang terletak di Kp. Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh ini paling digemari masyarakat Kota Banda Aceh.

Lapangan Blang Padang selain di gunakan warga sebagai tempat berwisata, olahraga, dan menikmati kuliner ini memiliki banyak nilai sejarah. Selain terdapat tugu peringatan tsunami, monumen Thank to The World, dan 53 monumen (prasasti) negara yang ikut membantu Aceh saat tsunami dan sebelum tsunami, di lapangan ini juga terdapat replika Pesawat Dakota RI-001 Seulawah.
Pesawat Dakota RI-001 Seulawah adalah pesawat angkut pertama Indonesia yang sangat berjasa dalam mewujudkan kemerdekaan negeri ini. Bukti kecintaan dan sikap patriotisme rakyat Aceh terhadap republik Indonesia.


Seperti yang Loveaceh.com kutip dari Bandaacehtourism.com, pesawat ini diberi nama Seulawah atau gunung emas, merujuk pada nama gunung api di Aceh Besar ini, merup…

10 Akun Instagram Yang Wajib Anda Ikuti Bila Hendak Berwisata Ke Aceh

Loveaceh.com - Masalah mencari sumber inspirasi untuk berwisata kemana pasti setiap individu berbeda-beda mendapatkannya, ada yang menemukan di tv, di website-website travel, blog, dan di media cetak. Lalu Anda tergiur akan keindahan tempat tersebut dan segera memasukkan nya dalam list menu liburan akhir pekan atau akhir tahun Anda.
Nah di zaman yang serba maju seperti sekarang ini, pasti Anda memiliki ponsel pintar, dan mencari sumber inspirasi untuk mengisi liburan ke tempat apa pasti lebih memuaskan lagi dan mudah melalui aplikasi media sosial, sebut saja Instagram. Di antara banyak pilihan, Instagram salah satu yang paling populer. Bagaimana tidak, kami pun dalam membuat artikel di blog loveaceh.com ini juga berawal dari stalking di beberapa akun Instagam wisata populer di Aceh.

Lewat Instagram Anda bisa menikmati sederet foto-foto menakjubkan, foto yang indah, dan yang jarang di publiskasi di tv, koran, dan bahkan di situs perjalanan sekalipun. Foto-foto atau video yang ada di I…